Apakah makan dan minum bisa membatalkan wudhu...
Menu makan siang
Pukul 10:30-11:30 WIB
Selasa, 07 Maret 2017
(DASI)
Makan atau minum tidak membatalkan wudhu’, sehingga ketika akan shalat kita tidak harus berwudhu’ lagi. Kecuali makan daging onta, sebagian Ulama berpendapat membatalkan wudhu berdasarkan hadits sebagai berikut:عَنْ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ سُئِلَ رَسُوْلُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الْوُضُوْءِ مِنْ لُحُومِ اْلإِبِلِ فَقَالَ تَوَضَّئُوا مِنْهَا وَسُئِلَ عَنْ لُحُومِ الْغَنَمِ فَقَالَ لاَ تَوَضَّئُواْ مِنْهَاDari Barâ’ bin ‘AzibRadhiyallahu anhu, dia berkata, “Rasulullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam ditanya tentang wudhu dari (makan) daging onta, maka beliau menjawab, “Berwudhulah darinya”. Beliau juga ditanya tentang wudhu dari (makan) daging kambing, maka beliau menjawab, “Janganlahkamu berwudhulah darinya”.[HR. Abu Dâwud, no. 184; at-Tirmidzi, no. 81; Ahmad 4/303; dishahîhkan oleh al-Albâni]Penulis kitab‘Aunul Ma’bûdberkata, “Hadits ini menunjukkan bahwa makan daging onta termasuk membatalkan wudhu’. Ini merupakan pendapat Imam Ahmad binHanbal, Ishâq bin Rahawaih, Yahya bin Ma’în, Abu Bakar Ibnul Mundzir, dan Ibnu Khuzaimah. Juga dipilih oleh al-Hâfizh Abu Bakar al-Baihaqi, dan beliau meriwayatkan dari ahli Hadits secara mutlak. Beliau juga merwayatkan dari sekelompok Sahabat Radhiyallahu anhum “. [‘Aunul Ma’bûdsyarah hadits no. 184]
Sak elingku jare ustd biyen nk maem tapi keadaan punya wudhu dianjurkan stlah makan berkumur... Tkut di mulut ada sisa" mknan...
Jadi makruh hukume nk makan lk minum ra weroh🙇🏿♀🙇🏿♀
Tidak apabila setelah selesai makan,minum dianjurkan untuk berkumur. Sampai tidak ada bekas/rasa makanan tersebut.
Batale wudu' iku sak ngertine lan sak ilinge kulo.
1. Pipis
2. Ngising
3. Ngentut
4. Metune mani
5. Metune madzi dn wadi
6. Metune darah haid
7. Metune darah nifas
8. Ngelakoni icik icik ehem.
9. Ngutik bukan muhrim
wudhu tidak batal hanya karna makan kecuali keluar kentut tapi setelah mkan dianjurkan kumur hingga sisa makanan bersi h setahu kulo ngoten
Wuduk karo mangan orapopo pokok iso ingelakoni.
Hal2 yg membatalkan wudlu
1.sesuatu yg keluar dr 2 jalan qubul n dubur
2.tidur yg tidak menetap pantatnya
3.hilang akal sebab sakit atau mabuk
4.bersentuhan kulit laki n perempuan yg bukan mahrom
5.menyentuh kemaluan dg telapak tangan
6.menyentuh lubang anus menurut qoul jadid imam syafii
Matan abi suja' juz 1 shohf 20
نواقض الوضوء ( فصل ) والذي ينقض الوضوء ستة اشياء ما خرج من السبيلين والنوم على غير هيئة المتمكن وزوال العقل بسكر أو مرض ولمس الرجل المرأة الأجنبية من غير حائل ومس فرج الآدمي بباطن الكف ومس حلقة دبره على الجديد
Batal batal e wudu sak eling saya:
1, keluar apa saja dari salah sijine dalan 2, kubul dbur
2 . Hilang akal sehat, alias stres,semaput, GILA. Dkk
3, tidur
4. Senggolan cwok cwek sanes mahrom
5 megang kubul dubur 🙊
Perkara yang membatalkan wudhu ada 6 (enam):1. sesuatu yang keluar dari dua jalan (depan belakang),
2. tidur dalam keadaan tidak tetap,
3. hilang akal karena mabuk atau sakit,
4. sentuhan laki-laki pada wanita bukan mahram tanpa penghalang,
5. menyentuh kemaluan manusia dengan telapak tangan bagian dalam,
6. menyentuh kawasan sekitar anus (dubur)
🙄 yg aku tau si itu
Khusus Bagi Tki/Tkw Yg ada di Di negeri onta.
فاختلف العلماء في أكل لحوم الجزور وذهب الاكثرون إلى أنه لاينقض الوضوء ممن ذهب إليه الخلفاء الأربعة الراشدون… وذهب إلى انتقاض الوضوء به أحمد بن حنبل وإسحاق بن راهويه ويحيى بن يحيى وأبو بكر بن المنذر وبن خزيمة واختاره الحافظ أبو بكر البيهقي
Ulama berbeda pendapat tentang status makan daging onta, apakah membatalkan wudhu ataukah tidak. Mayoritas ulama berpendapat, makan daging onta tidak membatalkan wudhu. Diantara yang berpendapat demikian adalah empat khulafa’ Rasyidin… sementara ulama yang berpendapat makan daging onta membatalkan wudhu, diantaranya Imam Ahmad, Ishaq bin Rahuyah, Yahya bin Yahya, Ibnul Mundzir, Ibnu Khuzaimah, dan al-Hafidz al-Baihaqi as-Syafii. (Syarh Shahih Muslim, 4/48).
والعمل على هذا عند أكثر أهل العلم من أصحاب النبى -صلى الله عليه وسلم- والتابعين ومن بعدهم مثل سفيان الثورى وابن المبارك والشافعى وأحمد وإسحاق رأوا ترك الوضوء مما مست النار. وهذا آخر الأمرين من رسول الله -صلى الله عليه وسلم-. وكأن هذا الحديث ناسخ للحديث الأول حديث الوضوء مما مست النار
Inilah yang diamalkan oleh mayoritas ulama di kalangan para sahabat Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, tabi’in dan generasi setelahnya. Seperti Sufyan at-Tsauri, Ibnul Mubarok, as-Syafii, Ahmad, Ishaq. Mereka berpendapat tidak perlu wudhu karena makan makanan yang dimasak. Itulah hukum terakhir dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Seolah ini adalah hadis yang menghapus hukum untuk hadis pertama, yaitu hadis perintah wudhu karena makan makanan yang dimasak. (Jami’ at-Turmudzi, 1/140).
SUMBER BY DASI ON WA
Melayani dengan SAKINAH Solutif Amanah Komitmen Informatif Netral Aman Handal
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Kewajiban Qodlo sholat dalam perjalanan / sholat lihurmatil wakti
Assalamualaikum warahmatullahi wabarokaatuh. Deskripsi Masalah : Pada suatu ketika saya dari surabaya berangkat jam 19:00 dan sampai ke J...
-
Hukum Praktek Sholat dalam keadaan Haid (Hadats) DASI One day three problems Pertanyaan dari: Keluarga dasi:Murokabah Tema: Judul: ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar