Tampilkan postingan dengan label CERITA INSPIRASI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label CERITA INSPIRASI. Tampilkan semua postingan

Rabu, 03 Januari 2018

KISAH SEORANG WALIYULLAH

Seorang WALIYULLAH dgn pakaian kumal datang memohon sumbangan ke rumah seorang saudagar kaya. Saudagar kaya itu merasa sebal dgn penampilan si WALI itu dan mengusirnya pergi dgn kata-kata kasar.
Beberapa hari kemudian seorang WALI besar datang dgn jubah keagamaan yg mewah dan berkilauan, memohon sedekah ke saudagar kaya tsb. Si saudagar kaya segera

Jumat, 21 Juli 2017

API DAN ASAP

#INSPIRASI_JUMAT_PAGI_BERKAH

#API_DAN_ASAP

Suatu ketika ada kapal tenggelam akibat diterjang badai. Tak ada penumpangnya yang tersisa. Kecuali, satu orang yang berhasil mendapatkan pelampung. Namun, nasib baik belum seutuhnya berpihak kepada pria itu. Dia terdampar di sebuah pulau kecil tak berpenghuni. Sendiri. Tanpa bekal makanan.
Orang itu berdoa kepada Tuhan minta diselamatkan. Usai berdoa, ia pandangi

Selasa, 18 Juli 2017

BAU WANGI DZURRIYAH ROSULULLAH SAW

Di kepulauan tanah jawa Ada seorang Kyai Yang bernama Kyai Hasan Genggong,beliau adalah seorang sholihin,beliau pendiri pesantren genggong daerah karaksan probolinggo Jawa Timur...

Kyai Hasan jika

PEMABUK DAN PEZINA

Syahdan dikisahkan tentang sultan murad IV, bahwa suatu malam dia merasakan kekalutan yang sangat, ia ingin tahu apa penyebabnya.

Maka ia memanggil kepala pengawalnya dan memberitahu apa yang dirasakannya.
Sultan berkata kepada kepala

TEMPAYAN RETAK

#INSPIRASI_JUMAT_BERKAH

#KISAH_TEMPAYAN_RETAK

Seorang tukang air memiliki dua tempayan besar. Masing-masing bergantung pada kedua ujung sebuah pikulan, yang dibawa menyilang pada bahunya. Satu dari tempayan itu retak. Sedangkan tempayan yang satunya lagi tidak.

Jika tempayan yang tidak retak itu selalu dapat membawa air

JANGAN BANGGA DGN AMALAN KITA

Alkisah ada ahli ibadah bernama Abu bin Hasyim yg kuat sekali tahajudnya. Hampir ber-tahun2 dia tdk pernah absen melakukan sholat tahajud.
Pada suatu ketika saat hendak mengambil wudhu utk tahajud, Abu dikagetkan oleh keberadaan sesosok makhluk yg duduk di bibir sumurnya. Abu bertanya, “Wahai hamba Allah, siapakah Engkau?”
Sambil tersenyum, sosok itu berkata; “Aku Malaikat utusan Allah”.
Abu Bin Hasyim kaget sekaligus bangga krn kedatangan tamu malaikat mulia. Dia lalu bertanya, “Apa yg sedang kamu lakukan di sini?”
Malaikat itu menjawab, “Aku disuruh mencari hamba pencinta Allah.”
Melihat Malaikat itu memegang kitab tebal, Abu lalu bertanya; “Wahai Malaikat, buku apakah yg kau bawa?”
Malaikat menjawab; “Ini adalah kumpulan nama hamba2 pencinta Allah.”
Mendengar jawaban Malaikat, Abu bin Hasyim berharap dlm hati namanya ada di situ. Maka ditanyalah Malaikat itu. “Wahai Malaikat, adakah namaku di situ ?”
Abu berasumsi bahwa namanya ada di buku itu, mengingat amalan ibadahnya yg tdk kenal putusnya. Selalu mengerjakan shalat tahajud setiap malam, berdo’a dan bermunajat pd Allâh SWT di sepertiga malam.
“Baiklah, aku buka,” kata Malaikat sambil membuka kitab besarnya. Dan, ternyata Malaikat itu tdk menemukn nama Abu di dalamnya.
Tdk percaya, Abu bin Hasyim meminta Malaikat mencarinya sekali lagi.
“Betul … namamu tdk ada di dalam buku ini!” kata Malaikat.
Abu bin Hasyim pun gemetar dan jatuh tersungkur di depan Malaikat. Dia menangis se-jadi2nya. “Rugi sekali diriku yg selalu tegak berdiri di setiap malam dlm tahajud dan bermunajat … tetapi namaku tdk masuk dlm golongan para hamba pecinta Allah,” ratapnya.
Melihat itu, Malaikat berkata, “Wahai Abu bin Hasyim! Bukan aku tdk tahu engkau bangun setiap malam ketika yg lain tidur … mengambil air wudhu dan kedinginan pada saat orang lain terlelap dlm buaian malam. Tapi tanganku dilarang Allâh menulis namamu.”
“Apakah gerangan yg menjadi penyebabnya?” tanya Abu bin Hasyim.
“Engkau memang bermunajat kpd Allâh, tapi engkau pamerkan dgn rasa bangga ke- mana2 dan asyik beribadah memikirkan diri sendiri. Di kanan kirimu ada org sakit atau lapar, tdk engkau tengok dan beri makan. Bgmn mungkin engkau dapat menjadi hamba pecinta Allah kalau engkau sendiri tdk pernah mencintai hamba2 yg diciptakan Allâh ?” kata Malaikat itu.
Abu bin Hasyim seperti​ disambar petir di siang bolong. Dia tersadar hubungan ibadah manusia tdklah hanya kpd Allâh semata (hablumminAllâh), tetapi juga ke sesama manusia (hablumminannâs) dan alam.
_*JANGAN BANGGA DENGAN BANYAK SHALAT, PUASA, DAN ZIKIR KARENA ITU SEMUA BELUM MEMBUAT ALLAH SENANG !!!*_
_*```MAU TAHU APA YANG MEMBUAT ALLAH SENANG?*_
*_Nabi Musa : Wahai Allah, aku sudah melaksanakan ibadah. Lalu manakah ibadahku yang membuat Engkau senang?_*
*_Allah SWT:_*
*_SHALAT? Sholat mu itu untukmu sendiri, karena dengan mengerjakan shalat, engkau terpelihara dari perbuatan keji dan munkar._*
*_DZIKIR? Dzikirmu itu hanya untukmu sendiri, membuat hatimu menjadi tenang._*
*_PUASA? Puasamu itu untukmu sendiri, melatih dirimu untuk memerangi hawa nafsumu sendiri._*
*_Nabi Musa : Lalu apa yang membuat hati-Mu senang Ya Allah?_*
*_Allah SWT: SEDEKAH, INFAQ, ZAKAT serta PERBUATAN BAIK-mu._* 
_Itulah yang membuat AKU senang, karena tatkala engkau membahagiakan orang yang sedang susah, AKU hadir di sampingnya. ---Dan AKU akan mengganti dengan ganjaran 700 kali (Al-Baqarah 261-262)---_
*_Nah, bila kamu sibuk dengan ibadah ritual dan bangga akan itu... maka itu tandanya kamu hanya mencintai dirimu sendiri, bukan Allah._*
*_Tapi, bila kau berbuat baik dan berkorban untuk orang lain... maka itu tandanya kau mencintai Allah dan tentu Allah senang karenanya._*
*_Buatlah Allah senang maka Allah akan limpahkan rahmat-Nya dengan membuat hidupmu lapang dan bahagia_*
*(Dikutip dari Kitab Mukasyafatul Qulub Karya Imam Al Ghazali)*

Selasa, 30 Mei 2017

PAKU AMARAH

Suatu ketika ada seorang anak laki-laki yang bersifat pemarah. Ayahnya berusaha keras untuk membuang sifat buruk anaknya. Suatu hari ia memanggil anaknya dan memberinya sekantong paku. Paku? Ya, paku !
Sang anak heran. Tapi, bibir ayahnya justru membentuk senyum bijak. Dengan suaranya yang lembut ia berkata kepada anaknya agar memakukan sebuah paku dipagar belakang rumah setiap kali marah. Ajaib! Di hari

KEBAHAGIAAN DIHATI

Ada seorang pemuda di tepian telaga. Ia tampak termenung, matanya kosong, menatap hamparan air di depannya. Seluruh penjuru mata angin telah dilewatinya, namun tak satupun titik membuatnya puas. Kekosongan makin senyap sampai ada suara yang menyapanya. Ada orang lain disana.

”Sedang apa kau disini, anak muda? ’ tanya orang itu. Rupanya seorang kakek tua.”Apa yang kau risaukan?” Anak muda itu menoleh, ”aku lelah, pak tua. Telah berkilometer jarak yang kutempuh untuk

Senin, 15 Mei 2017

SYEIKH ABU YAZID ALBUSTHOMI DAN SEEKOR ANJING

Di tengah perjalanan malamnya, Abu Yazid al-Bisthami bertemu dengan seekor anjing.
Dengan sigap, diangkatlah gamisnya, dengan maksud agar tidak terkena najisnya.
Spontan anjing tersebut berhenti dan memandang Abu Yazid.
Atas kuasa Allah, Abu Yazid mendengar anjing tersebut berbicara, kepadanya:
"Wahai Yazid, tubuhku ini kering, tidak akan menimbulkan najis kepadamu.
 Jika pun terkena najisku, engkau tinggal membasuhnya 7x, dengan air dan tanah. Maka najisku akan hilang, namun jika engkau angkat gamismu, karena berbaju manusia, merasa lebih mulia dan menganggap aku hina, maka najis di dalam hatimu, tidak akan mampu terhapus, walaupu kaubersihkan dengan air dari 7 samudera".
Abu Yazid terkejut mendengar perkataan anjing tersebut.
Dia menunduk malu, dan segera meminta maaf kepada si anjing.
Diajaknya anjing tersebut bersahabat dan mengikuti perjalanannya, tetapi anjing itu
menolak.
Kemudian anjing itu berkata:
"Engkau tidak mungkin bersahabat dan berjalan denganku, karena orang2 yang memuliakanmu akan mencemooh kamu dan melempariku dengan batu.
Aku juga tidak tahu mengapa mereka menganggap aku hina, padahal aku telah berserah diri kepada Penciptaku atas wujud ini.
Lihatlah...
Tidak ada yang aku bawa, bahkan sepotong tulang sebagai bekalku saja tidak.
Sementara engkau masih membawa bekal sekantong gandum".
Kemudian anjing tersebut berlalu..
Dari jauh Abu Yazid memandangi anjing tersebut, berjalan meninggalkannya.
Tidak terasa air mata Abu Yazid menetes, dan ia berkata dalam hati:
"Ya Rabb...
Untuk berjalan dengan seekor anjing ciptaan-Mu saja, aku merasa tidak pantas.
Bagaimana aku bisa pantas berjalan dengan-Mu?
Ampunilah aku...
Sucikanlah najis di dalam kalbuku ini...".
Masyā Allāh...
▪Jangan pernah MERASA LEBIH MULIA daripada seluruh ciptaan Allah.
▪ Jangan pula merasa lebih baik, lebih terhomat daripada orang lain, karena Allah melihat kalbumu bukan penampilan fisik dan lahirmu.
▪ Kebaikan hati tidak perlu diungkapkan, Allah Maha Mengetahui ketulusan dan keikhlasan kita.
▪ Tawadu di dalam iman dan akhlak. Bening hati dengan dzikrullah dan qiyamul lail.
Semoga Allah SWT menjadikan kalbu kita bening dan bersih dari segala kotoran, penyakit lahir dan batin sehingga tidak mau setitik pun menilai, mencela dan membuli orang lain, siapa pun dia.

Senin, 08 Mei 2017

EMPAT ISTRI KEHIDUPAN

EMPAT ISTRI
Syahdan ada seorang saudagar kaya raya yang memiliki empat istri. la sangat mencintai istrinya yang keempat, melebihi kecintaannya pada istri-istrinya yang lain. la memberikan baju yang paling bagus, memperlakukan dengan sangat lembut, memberikan perhatian lebih, dan selalu memberikan segala sesuatu yang terbaik.
Ia juga sangat mencintai istri ketiga dan bangga dengan kecantikan istrinya itu. Ia suka memamerkannya kepada teman-temannya. Namun ia khawatir istri ketiganya akan

Kewajiban Qodlo sholat dalam perjalanan / sholat lihurmatil wakti

Assalamualaikum warahmatullahi wabarokaatuh. Deskripsi Masalah : Pada suatu ketika saya dari surabaya berangkat jam 19:00 dan sampai ke J...